Wujudkan International Experience, PPM Subulussalam Sambut Kedatangan Traveler Asal Prancis

PADANG PARIAMAN – Suasana belajar di Pondok Pesantren Modern (PPM) Subulussalam terasa berbeda dan lebih bersemangat dari biasanya. Sebagai upaya memperluas wawasan global dan mengasah kemampuan linguistik santri, PPM Subulussalam menggelar kegiatan International Experience dengan menghadirkan seorang tamu istimewa, seorang pengelana (traveler) asal Prancis, Rabu (06/05).

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan menjadi momentum emas bagi para santri untuk berinteraksi langsung dengan penutur asing (native speaker). Kedatangan tamu internasional ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh keluarga besar pondok.

Jembatan Bahasa dan Budaya

Selama berada di lingkungan pondok, tamu dari Prancis tersebut terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif bersama santri, di antaranya:

  • Sesi Berbagi Pengalaman: Menceritakan kisah perjalanan lintas negara yang membuka cakrawala santri tentang keberagaman dunia.

  • Praktik Bahasa Inggris: Menjadi mitra bicara (native speaker) untuk melatih kemampuan speaking dan pendengaran santri terhadap aksen internasional secara langsung.

  • Dialog Budaya: Menjalin ukhuwah antarbangsa sekaligus memperkenalkan wajah Islam yang ramah di Indonesia kepada dunia internasional.

Santri Sebagai Duta Dakwah Global

Dalam sesi tanya jawab, para santri tampak percaya diri mempraktikkan kemampuan bahasa mereka. Tidak hanya bertanya, mereka juga dengan bangga mempresentasikan budaya Islam di Indonesia dan keseharian kehidupan di pesantren menggunakan bahasa internasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PPM Subulussalam untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan. Penguasaan bahasa internasional dipandang sebagai perangkat vital untuk menjalankan misi dakwah di masa depan.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemantik motivasi bagi santri untuk terus menguasai bahasa dunia. Sebagaimana pesan Rasulullah SAW, ‘Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat,’ maka penguasaan bahasa adalah kunci agar syiar tersebut bisa mencapai seluruh penjuru bumi,” ujar perwakilan pimpinan pondok.

Dukungan Penuh Orang Tua

Pihak pesantren juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa dan dukungan para orang tua santri. Kehadiran figur internasional di tengah-tengah santri diharapkan mampu menghapus batas rasa tidak percaya diri dan menanamkan visi bahwa santri Subulussalam layak berkiprah di kancah global.

Dengan adanya program seperti ini, PPM Subulussalam terus membuktikan bahwa pendidikan pesantren tetap relevan, modern, dan berwawasan luas tanpa meninggalkan jati diri islami yang kuat.

Subulussalam Jaya!


#PPMSubulussalam #InternationalExperience #SantriGoGlobal #NativeSpeaker #PendidikanIslam #WawasanDunia